Saya bukan orang yang fanatik ngga suka make hp. Kerjaan saya banyak juga dibantu oleh alat ini. Terutama kalau di luar kantor / luar kota. Komunikasi yang penting . ngga ada juga susah

 Tapi bukan berati juga kalau ada ini barang semuanya disingkirkan. Termasuk menyingkirkan orang yang disekitar kita. Tadi pagi saya ada janji dengan salah satu client. Dan kebetulan semalam juga baru saja nyampe jakarta, saya males untuk berangkat ke Bandung hanya untuk ketemuan dengan client ini. Selain capek hari ini jalur jakarta cikampek macet karena ada crane jatuh. Tapi karena kerjaan dan dipaksa paksa datang akhirnya berangkatlah saya ke Bandung. Hari ini sengaja saya naik kereta. Karna macet. Setelah perjalanan hampir 3 jam saya akhirnya sampe di perusahaan client saya. Dan selang menunggu 5 menit datang si Bapak bagian pengolahan limbah yang menemui saya. Setelah berjabat tangan saya ngobrol juga dengan bapak yang satunya , si bapak yang satu sibuk melototin hp. Awalnya saya pikir melototin masalah kerjaan, eh ngga taunya main mobile legend !!!!!! 😤 

5 menit berlalu, saya masih bisa sabar

 10 menit berlalu, saya masih sanggup sabar walaupun menahan nafas

15 menit berlalu,.akhirnya saya bilang pamit mau ikutan kompetisi mobile legend. 😎😎😎

Begitu saya pamit setelahnya dari partner, manager sampai boss nya nelp minta saya balik ke kantor. Tapi mohon maaf saya sudah ngga respect dengan anda. 

Kelihatannya hal sepele, tapi jaman now banyak lho attitude orang yang seperti itu. Hal ini bukan sekali dua kali saya alami dan lihat. Beberapa kali saya menemui, orang orang seperti itu. Diajakin ngobrol malah maen games. Dulu mikir, Ini apa orangnya yang ngga suka kita ajakin ngobrol tapi lama lama saya baru sadar bahwa mereka adalah orang orang yang mengalami – gangguan – tidak bisa menyeimbangkan pikirannya. Sepandai apapun mereka kenyataannya mereka adalah orang orang yang mengalami gangguan. 

Advertisements

Sebenernya bukan masalah capek ngga capeknya kerja seperti saya ini. Hampir separuh waktu dalam sebulan saya jalankan hanya untuk bolak balik keliling.  Ada senengnya ada susahnya, cuman karena sudah bertahun tahun seperti ini timbul keinginan untuk segera pensiun. Nemenin anak anak dan buat kerjaan yang ngga banyak menyita waktu untuk berpergian. Dan menghabiskan waktu di beberapa tempat. Yang jelas ada satu pekerjaan profesional yang masih jalan terus dan ngga berenti dimana saya masih bisa mengaturnya dan saya akan membuka satu usaha baru yang berbeda dengan ini. Biar ngga bosen. Sudah saatnya berpikir tentang anak dan merawat orang tua dari dekat. Mumpung masih diberikan waktu – amin 

Dearest all my best friends in my life,

Terima kasih buat doa dan ucapannya di ulang tahun saya tahun ini ( Nov 8 2017 ) dimana banyak sekali ucapan yang ngga berhenti2 nya dari pagi sampe malam dan disambung sampe dengan hari H+2 ulang tahun saya. Trima kasih doa doa dan ucapannya. Dan saya tau begitu banyak berkah Allah swt yang diberikan untuk saya. Sahabat dan temen teman serta keluarga yang luar biasa. Surprised yang luar biasa juga diberikan oleh boss boss dan mantan boss jaman saya masih di kantor lama. Terima kasih semuanya. Tak lupa ucapan saya juga untuk para segenap clients yang telah memberokan doa dan ucapannya sampe ngebelain datang ke kantor sementara saya ngga ada 😋 mohon maaaf…dan terima kasih. Segenap karyawan dan staff perusahaan saya berkarya. Terima kasih. Temen temen group wa SD dan SMP yang sampe ratusan chat dengan ucapan dan “bully membully ” nya hari itu. Terima kasih…..semuanya memberikan warna dalam hidup saya. Anak anak saya, orangtua yang senantiasa memberikan doanya untuk saya. Trima kasih. 

I am without you all, are nothing. Semoga di tahun yang saya jalani kedepannya kita semua diberikan umur panjang. Kesehatan dan kebahagian. Trima kasih 

8🎗th Annenthea dan 28 th kebersamaan kami. 

Happy birthday Anne !!

Diusia yang ke 8 semoga Allah memberikan mu berkah yang luar biasa dalam hidupmu dimasa yang akan datang..

28 th yang lalu, kami sama sama satu sekolah, satu kelas dan Les bersama. Ngga terasa waktu yang lewat seakan diputar kembali. Kini anak anak kami satu sekolah, satu kelas dan les barengan. Terima kasih juga atas surprised nya buat Anne – cinta dari sahabat dan keluarga senantiasa ada di dalam hari hari kita

 Terima kasih my best friend # evi Irawati # 😍

Bulan Notul !! Horeeeyyyyy…

Bulan oktober, November, Desember saya bilang bulan marahnya bea dan cukai. Hampir semua barang import yang masuk ke Indonesia selalu dikenakan notul. Siap ngga siap kalau bulan ini pada banyak import harus siap siap yang namanya Notul. Bahkan dalam seminggu ( 4 document BL ) perusahaan yang sama bisa dikenakan semuanya. Jadi ya ngga usah kaget. Notul besaar dan kecil pokoknya Notul dulu…

Sebenernya kami juga paham bahwa kondisi ini juga dikarenakan pajak dari Bea dan Cukai belum terpenuhi. Tapi masak semuanya dikenakan notul seheboh hebohnya. Hampir seluruh pfpd mengenakan notul. Dan banyakan dikenakan atas poss tariff. Form fasilitas pun banyak digugurkan. Bahkan notul pengguguran form lebih banyak dari pengguguran kandungan sekkarang ini.

Yang menjadi pertanyaan kami, boleh sih notul notul tapi kenapa ngga juga notulnya yang beneran di Notul jangan memberikan notul yang saya bilang agak sedikit tidak jelas. Sementara di keberatan di tolak dan pas Banding di Pengadilan Pajak diterima. Para Pfpd juga kan yang akan kerepotan kalau importirnya pada banding semuanya. Bolak balik di Pengadilan Pajak… :))

Tapi ya gimana lagi…..

 

Kasepuhan Cipta Gelar


Menginjak jalan yang menyusuri hutan – dengan pemandangan yang sangat mempesona mengingatkan setiap ruang dikepala beberapa tahun yang lalu. Jauh sebelum menikah, saya beberapa kali mengunjungi Kasepuhan Cipta Gelar – barengan sama temen temen Land rover community. Namun setelah menikah memang saya tidak pernah lagi kesini, apalagi karena tinggal di Bali jadi kalau kesini pasti pengen tapi males juga ngga ada temennya. Suara serangga hutan seakang menyambut kedatangan kami – hawa segar dan cukup dingin menembus tulang kami. Tapi semuanya membawa cerita dan kenangan tersendiri buat saya. Dan kali ini ke 5x nya saya mengunjungi Cipta gelar..

Saya suka dengan kasepuhan cipta gelar ini bukan karena pemandangan nya saja tappi salah satunya adalah tradisi adatnya. Cipta gelar berati terbuka atau pasrah. Dan mereka yang disini bener bener memegang teguh adat budaya leluhurnya. Hampir sepanjang jalan padi menghampar ketika kami memasuki kampung adat kasepuhan cipta gelar. Padi diperlakukan istimewa disini. Sebagai sumber kehidupan, menjual padi hasil panen masyarakat Ciptagelar adalah sebuah pantangan. Sama halnya menjual kehidupan mereka.Konsep bertanam padi warisan leluhur Kasepuhan Ciptagelar tanpa pupuk dan pestisida. Mengandalkan perhitungan perbintangan (astronomi). Abah Ugi sebagai tetua adat yang memutuskan kapan waktu yang tepat untuk mulai bertanam padi dan menuai hasilnya. Siklus bertanam padi setahun sekali inilah yang akan memutus kehidupan hama.

Penerapan adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari dan kesenian tradisional dapat terdokumentasi dan diteruskan ke generasi muda melalui siaran CigaTV. Selain tv, juga ada radio yang dikelola sendiri.Itu nyentriknya Kasepuhan Ciptagelar berpegang teguh pada adat dan memilah-milih modernisasi yang bisa bersanding harmoni dengan adat karuhun. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro yang menyuplai kebutuhan listrik desa Ciptagelar pun dikelola masyarakat sendiri. Penggunaan drone rakitan untuk memantau kondisi hutan adat bukan sekedar gaya-gayaan kekinian di sosial media.

Untuk ukuran desa adat, Ciptagelar termasuk modern. Mereka punya turbin pembangkit listrik tenaga air sendiri. Abah Ugi, pemimpin adat kasepuhan saat ini hobi bermain drone, bahkan lalu membuat drone sendiri dan mengajarkannya. Kampung ini juga punya stasiun radio dan stasiun televisi lokal yang tayang 24 jam. Meskipun penduduk Ciptagelar hanya panen sekali setahun, lumbung padi mereka cukup untuk persediaan pangan 3-5 tahun ke depan. Akses internet juga bukan sesuatu hal yang aneh di sini. Tergantung provider mana yang anda pakai.

Penduduk Ciptagelar tahu benar bahwa perjalanan menuju kampung mereka terbilang sulit. Keramahan mereka seolah penyembuh luka dan pengobat lelah. Sesuatu yang membuat anda merasa disambut. Keramahan yang membuat saya merasa bangga menjadi Indonesia. Ciptagelar adalah pelarian yang sempurna dari Jakarta yang gaduh. Dan mereka menyapa kami tanpa menggunakan topeng topeng hiasan diwajahnya.

Berbeda dengan tempat tempat lainnya yang saya kunjungi, di Cipta gelar kalau malam kita lapar, ngga ada tempat makan yang buka. Tapi kita bisa pergi ke rumah rumah penduduk untuk meminta makan. Rasanya sedikit ngga nyaman, tapi ngga apalah namanya juga kepepet. Dan merekapun dengan senang hati akan memberikan kita makan. Kemaren, karena ngga enak ati juga udah minta makan rombongan pula jadi kami pun memberikan kenang kenangan kepada mereka. Kami tau mereka tulus, dan merekapun tau juga bahwa kami datang karena kerinduan kami – kerinduan yang tidak bisa kami bayarkan hanya dengan sekedar cendera mata.

Terima kasih , Abah Ubi, ibu Tyas dan segenep warga Kasepuhan Cipta Gelar..

Berkaca dari beberapa hal yang saya alami dalam kehidupan saya. Dulu entah sadar atau pun tidak, banyak sekali hal hal dan nasihat baik yang saya abaikan. Mungkin karena ego saya yang cukup besar pada saat itu. Merasa apa yang saya lakukan apa yang saya pikirkan sudah benar dan baik. Dan berpikir mereka tidak tau tentang saya. Saya berpikir bahwa apa yang saya lakukan benar. Dan yang terpenting ya apa yang saya yakini. Nasihat sebaik apapun lewat begitu saja. Saya menganggap mereka ngga tau apa apa kok nasehatin saya. Saya menganggap semua nasehat ngga berguna. Ngomong boleh tapi jangan harap masuk dipikiran dan perbuatan saya. Tapi setelah saya berjalan dengan apa yang saya pikirkan dan banyak masalah serta kejatuhan saya mulai berpikir. Bahwa kalau kita mengabaikan nasihat baik, maka semua kebaikan akan mengabaikan kita. Memang belum tentu orang yang memberikan nasihat mengalami seperti kita. Tapi yang jelas mereka akan memandang masalah secara objective dan itu yang membuat mereka memberikan kasihan bukan hanya satu sisi saja. Semakin kita bisa menerima nasehat dan tidak mengabaikannya – semakin kehidupan memeluk kita. 🙂