Apakah perkataa anda sering membuat kuping panas ???

Paling sebel ngadepin orang yang suka nyindir dan komen negatif. Dulu saya pikir mereka memang orang orang yang punya karakter seperti itu, ” ngomongnya nyelekit ” dan bikin orang lain sebel atau tersinggung. Tapi ternyata mereka yang suka ngomong seperti itu bukan hanya dari karakternya tapi mereka yang mempunyai tekanan atau rasa tidak puas terhadap diri sendiri.

Komentar yang misalnya : ” Wow, pinter sekali kamu “, ” wah enak dong bisa jalan jalan gratis. Tinggal minta langsung dikasih.”, ” Ya, Baguslah. Bisa dipake pas kondangan ” semua kalimat  yang diucapkan dengan nada sindiran tentu berbeda dengan ucapan pujian yang tulus. Pun begitu juga dengan kalimat yang bernada sindiran berbeda dengan nada kalimat bercandaan. Kalau ada yang mengucapkan kalimat seperti diatas kadang kita berpikir untuk membalasnya dengan kejam, tapi ketika kita dapat kesempatan untuk itu beberapa hari kemudian – sudah terlambat.

Kalau saya bilang waktu adalah segalanya dalam membalas komen seperti itu atau sindiran, jadi jawaban juga harus cerdas, tajam dan disampaikan sesegera mungkin. Karena kadang kalau kita tidak membalasnya dengan segera, ornag seperti itu pasti akan mengulang dan mengulang yang bikin sakit hati. Karena memang pada dasarnya selain’ sakit” ( saya bilang sakit ) ya karena memang ada kaarakter seperti itu. Dan dia ngga akan perduli dengan perasaan orang lain. Jadi kunci untuk membalas sindiran dan koment seperti itu adalah bereaksi secepat kilat.

Sebenernya kemampuan berpikir seseorang lebih cepat dibanding kemampuan berbicaranya . Dan ini membuat ornag yang diserang punya waktu lebih untuk menyiapkan jawaban. Proses mendengan dan berpikir yang sama kita terapkan saat mereka mulai melontakan kalimat kalimat yang kurang enak di denger, sehingga kita perlu “mempertahankan diri ”

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah : bagaimana kita bisa bener bener memfokuskan diri kita dalam waktu yang singkat itu ? Jawabannya adalah – berlatih . Salah satu strategi untuk memperbaiki kemampuan mendengar adalah melakukan permainan lempar sambung kata. Tujuannya adalah supaya kita tidak selallu mengedepankan ego dan ide diri kita sendiri karena inti dari mendengar adalah membuat kita mau mengubah pendapat sesuai dengan apa yang disampaikan orang lain.

Sebagai contoh misalnya ungkapan : ” Wow, pinter sekali kamu “, kita bisa menjawabnya :” Lah, terima kasih …jarang jarang ada yang memuji kepintaran saya. “ ” wah enak dong bisa jalan jalan gratis. “ Ya, namanya juga berkat. kita mah cuma bisa nambah bersyukur aja dan menikmati..   biar ngga jadi boss tapi bisa jalan jalan juga gratis. “ , ” Ya, Baguslah. Bisa dipake pas kondangan ” ” Ya, kalau ngga bagus ngga usah dipake kondangan- sini kembaliin aja. Bisa dikasih yang lain ” Cara lain nya aadalah dengan merendahkan diri dan menaikkan egos dari lawan bicara. Bisa jadi ini membuat dia terlihat lebih baik. Intonasi dalam bicara adalah yang terpenting.

Selain cara diatas, untuk menghadapi ornag yang seperti itu adalah – jangan selevel –

Ada anekdot yang menyebutkan Jika ingin membunuh seseorang , bunulah dia dengan kebaikan. Pun begitu dengan komentar balasan. Balasan terbaik adalah balasan yang tajam dan berisi – bahkan kadang menyentil moralitas. Jika kita hidup dalam lingkungan( rumah / kantor) yang saling menyindir maka akan menimbulkan effect negatif dalam lingkungan tersebut. atmosphere negatif. Jadi sebisa mungkin belajarlah berkata kata yang positif, itu akan membuat hidup kita juga akan lebih baik.

Bila ada yang terlanjur menganggap dirinya bahagia dengan perkataan sindiran dan suka melontarkan kalimat pedas yamg membuat tersinggung orang. Mestinya kita mulai waspada, ada hal yang tidak beres dalam diri dan hidup kita. Salah satunya adalah penyakit. Dan mungkin dengan menyindir anda merasa puas, apalagi dengen ungkapan tajam yang setajam silet anda merasa lega. ada baiknya anda lebih berhati hati. Mungkin ada yang salah dalam diri anda. Dan bila anda tidak merasa coba tanya dengan teman dekat dan lingkungan anda,apakah perkataan anda sering membuat panas di kuping. Bila iya,saatnya anda berbenah diri.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s