SPPB tapi re eksport ???

Sebelum lebaran kemaren.. ada pengerjaan pengeluaran barang import di Tanjung Priok. Kedatangan kapal tanggal 10 juni 2017. Segera setalah kapal datang kami kerjakan proses pengeluaran sebagaimana biasanya. Kami berada dalam jalur merah saat itu jadi ada pemeriksaan barang. Setelah pemeriksaan fisik berlangsung kami melanjutkan proses menunggu respon. Dan ternyata Barang SPPB ( berati siap dikeluarkan ). Namun ketika kami mengurus tila untuk pengeluaran barang kami, ternyata barang kami di hold. Dengan alasan SPI  perussahaan kami expired bukan kesengajaan kami sebenernya dan kami memang teledor. Waktu barang Sppb tanggal 15 setelahnya kami menggunakan untuk pengurusan rekom di kehutanan. Namun karena tanggal 23 juni – 2 juli  libur maka kegiatan online database pengajuan rekom kehutanan tersendat. Ahkirnya kami melanjutkan tanggal 3 juli 2017 dan mendapatkan persetujuan rekom kehutanan tanggal 6 juli. Tanggal 7 kami memasukkan doc online ke Perdagangan untuk mendapatkan SPI tanggal 9 juli kami verifikasi data dan tanggal 12 juli 2017′ kami mendapatkan surat perijinan SPI nya. Adeh untung… ngga lama dan segera keluar. Matur sembah nuwun Gusti

Selanjutnya proses di perubahan manifes PIB yang sebelumnya diajukan nomer SPI lama kami harus mengganti dengan SPI yang baru ( perpanjangan ). Ketika kami menghadap ke CC dapat di informasikan kalau barang kami harus di reeksport. Bukan kaget lagi malah jantungan saya. Lag gimana ngga ?? Barang sudah sppb kok di reeksport. Besoknya saya menghadap ke PFPD tanjung priok. Tapi sayang petugas yang berakitan untuk memutus sppb tengah ngga masuk dan saya hanya bertemu dengan staff depan. Dari saana saya memintakan info untuk maaasalah ini, adapun yang saya tanyakan : apa ini container harus di reeksport ? Pihak custom staff depan PFPD hanya menjawab. Mungkin manufes nya ibu yang harus dirubah. Saya tanyakan apa maksudnya ? Ya kan spi ini harus ada sebelum kapal tiba. Kapal ibu tiba tanggal 10 jadi spi nya harusnya tanggal 9 . Saya sampaikan kalau bukan kesengajaan kami untuk itu. Kami salah lalai tapi kami juga berusaha memperbaiki secepetnya dengan mendapatkan perpanjangan SPI nya. Dan saya minta maaf atas semuanya itu. Terus saya bertanya bagaimana langkah saya ? Staf menjelaskan ya bagaimana ibu mengolah data ? Haaaa !!!!! Hloooo iini staff kayaknya bukan customer care yang baik. Lah saya tanya bagaimana solusinya kok malah suruh ngolah manisfes ? Coba kalau saya langsung mendefiniskan semuanya itu dengan merubah tanggal di spi ??? Lahh kalau ada masalah gimana ? Apa dia mau tanggung jawab ? Karena hanya memberikan masukan seperti itu ? Jelas ngga akan. Dan saya bener bener kecewa dengan jawaban staff PFPD yang di front desk. 😏 dan saya pun bertanya ; kenapa di sppb kalau di reexport ? Bukankan semuanya itu bikin tambah masalah ? Ketika sppb bayangan kami importir hanya melengkapi doc yang perpanjangan dan selebihnya boleh keluar. Tapi ketika harus di re ekspor lah kok ngga bilang dari awal. Mana biaya penumpukan untuk 1 container aja 50 jt sebulan belum demurage pelayaran 😞😞 kalau datangnya 1 continer aja udah gempor apalagi kalau partai lah hisa langsung stroke ini si boss. Dengan senyum yang ngga jelas mas di front desk menjawab wah saya ngga tau bu kenapa pfpd nya bisa memutus sppb. Mungkin ibu jalur hijau ! Saya bilang : hijau gimana ? Wong pake periksa fisik. Analisnya kemana ?? Tau expired jua mesti di re export kok malah di sppb ok ? Si mas dengan senyum yang ngga jelas menjawab PFPD nya cuti. Senin baru masuk ibu tanya langsung aja. Dan dengan sejuta dongkol saya pulang

Saya sedikit heran dengan sistem import ini. staff fromt desk pfpd bilang kalau yang namanya peraturan ini adalah peraturan titipan dari deperindag jadi saya mesti nanya ke deperindag. Di deperindag  pasti juga akan ngomong undang2 deperindag seperti itu. Ngga ada yang mengatakan kalau perpanjangan gimana. SPI baru dan perpanjangan Beda lo,  kalau ngurus ijin SPI baru tentu aja belum mesti di approved. Dan kelengkapannya sesuai, tapi kalau Perpanjangan SPI jelas syarat2 kelengkapan SPI nya untuk import perusahan  terasebut terpenuhi, dan yang jelas kemungkinan diterimanya 100% asal ngisinya bener pas di uji tuntas ( rekom kehutanan ) semuanya mudah. Insyaallah. Ini petugas front desk kok menyamakan ijin penguruasan SPI baru dengan pengurusan ijin perpanjangan. Dan rasanya tambah nyesek liat penumpukan yang berjalan dari hari ke hari…

Mudah2 an besok senen ketika PFPD yang memutus sudah masuk kita dapatkan jawabannya dengan solusi yang baik …

Advertisements

7 thoughts on “SPPB tapi re eksport ???

    1. Ngga Ibu. Sudah ngga jadi di re eksport. SPI nya ( karena import kertas ) jadi ada rekom dari kehutanan. Baru setelah rekom kehutanan proses di perdagangan. Iya, apabila ngga ada svlk maka spi berlaku 6 bln. Kalau ada svlk berlakunya 1 th

      Like

  1. syukur alhamdullillah
    terima kasih bu sharing ceritanya, bisa buat referensi saya juga, karena memang di priok ini penuh ” tantangan” dan “kejutan” bu.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s