Mengelola Bournout – kelelahan psikologis

burnout adalah suatu kelelahan psikologis yang bersifat emosional berhubungan dengan kerja.”

Kelelahan dalam bekerja terkadang membawa effek yang buruk dalam kehidupan kita. Bukan hanya di permasalahan kesehatan badan, yang mungkin kadang kadang migren atau pun rasa lelah yang berkepanjangan. Tangan terasa sering kesemutan. Badan kalau bangun tidur bukannya malah seger tapi malah sakit semuanya. Ini beberapa effeknya, dan ada akibat lainnya juga dalam hal kesehatan bila berkepanjangan.

Dan ada beberapa hal lain yang berhubungan dengan psikis kita yang mempengaruhi dalam lingkungan kita. Seseorang yang tidak bisa mengatur hal tersebut bukan lah decission maker yang bagus tentunya. Kebijaksanaan yang diambil dalam memutuskan suatu masalah pun kadang masih nangung. Bila di review balik maka akan muncul kalimat,” aku udah usul bagus bagus kok ngga diterima sama boss “. Boleh jadi kalau anda merasa bagus dan tidak mengalami – bournout – maka boss anda yang mungkin mengalaminya. Sehingga tidak bisa menerima ide anda yang menurut anda bagus. Atau mungkin anda yang mengalami – bounout – jadi ide tersebut sebenernya ngambang. 

Salah satu akibat adanya – bournout – apabila kita tidak bisa mengaturnya adalah berakibat ke lingkungan kita. Ketidak pekan, sosialisasi semakin berkurang. Sementara rthyme sosialisaasi hanya dengan yang relasi kerja, sekedar ngobrol dan makan. Interaksi hubungan dengan keluarga yang semakin jauh salah satu akibatnya. Dengan alasan tentunya capek ngumpul karena beban kerjaan berat. Masih mendingan kalau berkurang nya ngumpul dengan keluarga yang bukan inti. Kalau sudah merambah ke keluarga inti. Lah gimana ??? Bissa sedikit dipastikan anak anda juga akan meniru anda. Sibuk tidur kalau kita, dia akan sibuk maen dengan temennya. Makanya jangan salahkan anak, ketika kita mulai mengeluh ” lebih perhatian sama temen apa orang tua” karena salah satunya adalah sikap kita. Ketidak pekaan kita terhadap apa yang terjadi dengan lingkungan pun sama akan ditiru oleh anak anak kita. Tidak kita sadari tapi akan menjadi pasti bila kita tidak bisa mengolah – bournout -.

Salah satu cara mengelola Pikiran dan kesehatan agar tidak terkena – bournout adalah menyeimbangkan nya. Dengan memberikan waktu dan ruang gerak untuk berinteraksi sosial dengan Keluarga dan relasi. Agar ada rangsangan kepekaan. Selain itu adalah bisa memilah waktu dan batasaan untuk berpikir dan bekerja. Sehingga tidak menimbulkan kelelahan. Hal yang paling diwaspadai bila bournout menimpa kita adalah ada nya perbedaan antara pikiran dan perkataan. 

Saran, kalau sudah merasa lelah. Ambil waktu istirahat dan lakukan apa yang anda sukai. Berkomunikasi dengan keluarga dan rekan akan memberikan sedikit ruang udara untuk mengatasi bournout. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s